Enokawai354′s Weblog

November 22, 2007

BE UR SELF

Filed under: renungan — enokawai354 @ 9:51 am

 
 
   

BE YOUR SELF

BE YOUR SELF! Tentunya kamu pernah mendengar kata tersebut keluar dari mulut sahabatmu, guru maupun pembimbing konseling yang ada di sekolah ketika kamu curhat pade mereka tentang masalah yang kamu hadapi. Tapi anehnya, ketika kamu mendapat jawaban seperti itu kamu malah tambah bingung sebab kamu sendiri belum tahu tempat pijakan self itu berada. Sadar atau tidak kita masih dengan gampangnya terpengaruh persepsi orang lain, bahkan tak jarang sebagian besar dari kita –karakternya terbentuk oleh cara pandang orang lain terhadap diri kita.

Saya punya sebuah ilustrasi yang dapat menggambarkan dengan jelas apa yang telah saya paparkan di atas. Beberapa tahun lalu, salah satu televisi swasta menayangkan serial drama remaja, Popular. Serial yang membidik kehidupan siswa SMU di Amrik ini mengisahkan bagaimana anak-anak dari kelompok minoritas berjuang agar dapat diterima oleh kawan-kawan sekolahnya dan tidak dianggap sebagai “makhluk aneh” yang pantas dilecehkan.

Salah satu tokohnya adalah Carmen. Ia pandai menari dan ia berharap setelah masuk SMU, ia dapat masuk tim pemandu sorak yang ada di sekolah agar bakatnya berkembang. Namun sayang, karena Carmen berasal dari golongan minoritas (tidak sekaya anggota tim pemandu sorak yang lainnya, tidak langsing, tidak suka menghabiskan uangnya untuk belanja) ia tidak diterima. Carmen berjuang keras agar ambisinya terwujud. Carmen memaksakan diri untuk menyewa apartemen, diit dan shopping di mall sepulang sekolah.

Sampai disini usahanya berhasil, Carmen diterima sebagai tim pemandu sorak di sekolahnya. Carmen memenangkan ambisinya, dan itu bagus. Tapi apa yang ia dapat? Apakah itu dirinya?

Carmen sangat salah ketika ia menyerahkan “remote hidup”nya kepada tim pemandu sorak. Ia telah membiarkan pengaruh orang lain menang atas dirinya. Untungnya dalam cerita ini akhirnya Carmen sadar bahwa dengan masuknya ia dalam tim, ia akan tetap menjadi bual-bualan anggota tim yang lain. “Ini bukan saya” kata Carmen.

Kamu pernah menjadi “Carmen”? Sudahlah itu sudah lewat. Sekarang marilah kita mengenal self dengan lebih baik.

Self atau fitrah atau untuk lebih kerennya desebut homo imago dei adalah sifat-sifat dasar yang melekat pada diri manusia sejak lahir. Baik atau buruknya manusia ditentukan oleh sadar atau tidaknya manusia itu akan tanggung jawab yang melekat pada dirinya sejak awal penciptaan.

Mudah-mudahan kamu pernah mendengar apa yang dikatakan Freud, bahwa alam sadar bagaikan fenomena gunung es. Ia hanya bagian puncak gunung yang menyembul di permukaan air laut. Dibawahnya masih ada alam prasadar dan alam bawah sadar yang masih bersembunyi di bawah lautan pikiran manusia.

Sekarang marilah kita lihat kaitannya denga persepsi orang lain kepada diri kita. Persepsi orang lain juga merupakan puncak gunung es dan jati diri yang sesungguhnya berada dalam diri kalian. Sesungguhnya yang mengenal diri kamu secara utuh adalah kamu sendiri. Yang mereka lihat, dengar dan rasakan adalah tak lebih dari 10 persen dari dirimu. Lalu mengapa kamu terpengaruh? Mengapa kamu tersusun atas persepsi orang lain.

Setelah kamu ketahui bahwa hanya diri kamu sendirilah yang tahu apa yang kamu inginkan. Mengapa kamu masih diam saja? Buatlah tujuan. Tulis apa yang ingin kamu raih. Tempelkan besar-besar pada dinding kamar, pilih tempat yang sering kamu lihat. Jadi dengan sering melihatnya kamu termotifasi dan selalu tetap berada dalam tujuanmu. Tentunya prinsip-prinsip yang kita ambil haruslah bersumber pada prinsip universal –bukan salah ke benar lagi, tetapi dari benar ke sangat benar/modern.

Setelah tujuan kamu tetapkan, sepertinya peribahasa “Biar anjing menggonggong kafilah tetap berlalu” bisa diterapkan. Kalian sudah mengenal dan mengerti homo imago dei. Ingat jangan terlalu reaktif, percayalah persepsi orang lain hanya seperti “kotoran hidung” yang melekat pada diri kita.

Terakhir buat apa membuat diri kita selalu disukai orang lain. Yang kita perlukan hanyalah mencari orang yang mau menerima kita apa adanya. (tby)

(tamat)

6 Komentar »

  1. yuhuu…. ini blog siapa ya?? well, makasih dah muat tulisan aku di blog ini.

    Komentar oleh Stebby Julionatan — November 22, 2007 @ 3:59 pm

  2. “Be-your-self”…
    A kurang setuju dengan kata self-nya.
    Mengapa? Karena tidak ada manusia yang hidup sendiri. Keseharian manusia tidaklah bisa lepas dari lingkungan sekitar dan pengaruh manusia lain. Ya, kepribadian seorang manusia hanyalah modifikasi perilaku beberapa manusia yang diamati/pernah ditemui.
    Kata orang, hidup itu pilihan.
    Seperti iklan sebuah produk susu bubuk, serap dan proses.
    Amati manusia sekitar, rekam perilaku mereka, pilih yang cocok sesuai nurani, tentukan pilihanmu, mau jadi orang yang idealis, bunglon, budak mode, preman, atau apatis, terserah…
    Be your choice!

    n.b.
    Film serial Popular memang bagus.

    Buat eno: keluarkan opinimu dong, jangan main sadur mentahan aja.

    Komentar oleh Azhar — Desember 1, 2007 @ 5:49 pm

  3. emm., mengomentari koment mas azhar. kita boleh saja meniru perilaku orang lain. seperti kata mas azhar lihat,serap, proses. apakah perilaku orang lain sesuai dengan diri kita? apakah cocok? apakah kita nyaman? apakah kiat tidak akan terlihat aneh ibarat memakai topeng? aku setuju dgn kata self,karena bgaimanapun orang lain terlihat begitu bagus, tapi jika kita lakukan belum tentu akan terlihat bagus. maka kembali ke diri kita.

    unutk opini, mungkin aku akan buat opini tapi terlanjur dah dipublis. lagi pula blm ada waktu nulis lagi.sibuk kuliah.

    Komentar oleh enokawai354 — Februari 16, 2008 @ 3:57 am

  4. emang sibuk kuliah dimana, No?

    Komentar oleh BonX — Februari 26, 2008 @ 4:35 pm

  5. sibuk kuliah d pinggir kota Jakarta
    Depok. YAng terkenal dengan danau yg d balairung.

    Komentar oleh enokawai354 — Maret 6, 2008 @ 10:05 am

  6. depok ga hanya terkenal dengan danau saja kok, ada juga masjid kubah mas di sana

    Komentar oleh BonX — Juli 20, 2008 @ 4:20 pm


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Tema: Banana Smoothie. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.